الاثنين، 25 فبراير 2013

SUICIDAL SINATRA

Terbentuk di Bali pada tahun 1996 awalnya dengan mengusung nama S.O.S. (Soul Of Speed) yang jika dilihat dari namanya tegas menyiratkan genre musik yang diminati yaitu Heavy Metal utamanya Helloween.
Pada fajar 2001 S.O.S. pelan-pelan bergeser dari genre Heavy Metal menuju Rockabilly a la Living End serta diramu dengan Psychobilly tipikal Tiger Army & Reverend Horton Heat (campur sari ini mereka istilahkan sebagai “Rockabilly Nu Skool”). Sampai kemudian 14 Februari 2004 S.O.S. merilis album indie pertama bertajuk “Valentine Ungu”. Album yang berisikan 8 lagu ini seakan mendeklarasikan S.O.S. telah resmi pindah jalur ke Rockabilly Nu Skool.

Album Valentine Ungu sendiri mendapat respon positif dari pasar, dimana 700 keping segera saja ludes habis terjual. Beberapa media massa nasional memberi komentar cukup baik terhadap Valentine Ungu. Sementara komunitas Indie di Jakarta sempat pula mencicipi dahsyatnya performa mereka saat mengguncang GOR Jakarta Utara dan hajatan kampus Universitas Sahid pada pertengahan 2004 silam.
Untuk melengkapi perubahan identitas musikal dari Heavy Metal ke Rockabilly Nu Skool maka pada 16 Agustus 2004 S.O.S. formal berubah wujud menjadi SUICIDAL SINATRA (terjemahan bebasnya : Frank Sinatra dalam versi yang lebih garang/nekat ). Sinatra—dengan personil terakhir Opix Sinatra (biduan, gitar pendamping), Leo Sinatra (gitar utama), Kappe Sinatra (bass betot), Ajie Sinatra (drum)—di saat hampir bersamaan pada akhir 2004, menyabet gelar prestisius sebagai kelompok musik terbaik di ajang Indie bergengsi “Skool Of Rock” sesi ke II yang diselenggarakan oleh Hard Rock Café, Bali.
Tepat setahun setelah dirilisnya Valentine Ungu, pada Februari 2005 Sinatra menerbitkan mini album ”Love Songs & Stinkin’ Cheese” dengan 5 tembang cadas bertempo sedang: “White Shoes”, “No Money No Honey”, “Can’t Be Ur Man”, “Going Old With You”, serta “Kentang”.
Eksistensi “Love Songs & Stinkin’ Cheese” ternyata sanggup menculik perhatian jajaran media nasional berpengaruh mulai dari Hai, Trax, Ripple, hingga Rolling Stone. Malah Rolling Stone secara tegas memberi Sinatra gelar terhormat dengan menempatkan Sinatra sebagai “Artists to Watch” di salah satu edisinya. Ekspose yang demikian gencar akhirnya menggugah para event organizer untuk mengundang Sinatra tampil dalam konser-konser bergengsi. Yang patut dicatat di antaranya adalah kehadiran mereka sebagai band panggung utama di Soundrenaline Bali pada Agustus 2005. Sementara single “White Shoes” penetrasinya cukup jauh hingga mencapai Jepang. Single tersebut disertakan dalam album kompilasi “Tropicalize II” disatukan dengan artis-artis besar macam Pennywise & Jack Johnson. Dan videoklip “White Shoes” juga menorehkan jejak prestasi fenomenal dengan meraih juara pertama dan bertahan hingga beberapa minggu di chart videoklip indie Global TV.
Pada 2007 Sinatra akhirnya merilis album–yang frontal mengekspresikan pilihan genre mutakhir mereka—bertajuk “Boogie Woogie Psychobilly”. Benar, Sinatra telah mengukuhkan dirinya sebagai band pioneer Psychobilly di Indonesia.
Boogie-Woogie-Psychobilly… Drink whiskey and cheap Martini…
—————————————————-
ARTIST DETAILS
Nama: SUICIDAL SINATRA
Tanggal/Tahun Berdiri : 16 Agustus 2004
Genre: Psychobilly/Rockabilly Nu Skool
Personnel:
1. Leo Sinatra (gitar & vokal)
2. Kappe Sinatra (stand up bass, vokal latar)
3. Ajie Sinatra (drum)
CONTACT
Manager/Contact Person: Ajie Sinatra
Ponsel.: 0818355214
E-mail: suicidal_sinatra@yahoo.com
Website/Myspace/Friendster: www.myspace.com/suicidalsinatra
Address: Sanur, Bali – Indonesia
DISKOGRAFI
1. Valentine Ungu
Rilis: 2004
2. Love Songs & Stinkin’ Cheese (EP)
Label: Electro Hell Records
Rilis: 2005
3. Boogie Woogie Psychobilly
Label: Electro Hell Records
Rilis: 2007
4. Tropicalize vol. II (kompilasi)
Lagu: White Shoes
Label: (label dari Jepang)
Rilis: 2006
5. Moshpit Mavericks (kompilasi)
Lagu: Iblis Surga
Label: The Blado Beatsmith
Rilis: 2007
ADDITIONAL INFOS
Influenced by: The Living End, Tiger Army, Mad Sin, Reverend Horton Heat, The Clash, Johnny Cash, Frank Sinatra
Gigs Terbaik:
1. Panggung Utama Soundrenaline, Denpasar, 2007
2. Tour bersama 7Crowns, Bali-Malang-Surabaya-Gresik-Yogya, 2006
3. Panggung Utama Soundrenaline, Denpasar, 2005
4. Thursday Riot at Parc, Jakarta, 2005
—————————————————-

الأحد، 24 فبراير 2013

REBELLION ROSE LYRICS

Lirik lagu Rebellion Rose

BERMALAM BINTANG

Lyrics : Fyan Sinner Rose
Music : Rebellion Rose

malam terang, bergemerlap bintang
berbicara tentang dunia yang semakin suram.....
dan lihat kirimu, masihkah kawanmu
berjanjilah sampai mati tuk setia berdiri, for punx...

hey kawanku, jangan kau bersedih
tatap matahari pagi kumpulkan semangatmu
kita disini tak lelah tuk bernyanyi
selama suka duka tetap ada menghiasi....

aku kamu dia dan mereka
pasti pernah terpuruk dan berada diatas....
ingat kawan kita yang tertawa
akan tak sanggup lagi tuk tahan air mata...

karena kita manusia,,
terbatas dengan semua yang kita miliki
tapi tetap berdiri tegak
hajar tembok penghalang dengan sangat terhormat.....

"karena kita semua bersaudara,
senyuman air mata, keringat dan harapan,
tetap nyanyikan bermalam bintang
jaga utuh saudara, kita tetap bersama...."


BANGUN INDONESIAKU

Lyrics : Sinner Rose n racun thimuz 
Music : Rebellion Rose


"hey kawan..tetap berdiri dengan kebangganmu.


intervensi dan terror bukanlah akhir perjuangan..


mimpi pemicumu dan harapan hulu ledakmu..


teteskan darah untuk bumi pertiwi..


berbahasa satu,bertanah air satu,berbangsa satu..


bangsa tanpa penindasan.................."





Bangun Kawan, Dari setiap mimpi burukmu


Bersama Kita satukan rasa,


Tanpa batas yang terbentang...


Habis terang, takkan terbit gelap yang menghalang


tetap percaya pagi menjelang,


dengan harapan didepan...





meskipun badai ombak datang


panas matahari membakar


kita kan slalu bersama


mengejar semua harapan


hingga pagi kan menjelang dan berulang.....





marilah bersatu,, wooooo


tuk bangunkan indonesiaku


jangan pernah kau ragu wooooooo


tuk bangunkan indonesiamu


tumpah darah kau bangsaku...





melody:back to meskipun


kepalkan tanganmu,,


harga mati untuk bangsaku..


Jangan ragukan langkahmu..


harga mati untuk bangsaku..kita disini untukmu..


ANTHEM OF ROSE


WORDS : SINNER ROSE
MUSIC : SINNER ROSE n REBELLION ROSE

we are the rebellion rose
we're livin' on the fun
we are rebellion rose
we're singin' out loud fun
we are the rebellion rose
don't forget to say ur mom
we spend night with a lot of fun!!!

hey what's up my punk'd friend
are u ready for this chance
we gonna rock tonight
say...
rock you
go this beers
go this bugs
go this songs
gettin' high tonight

riot kid's
riot punk's
burn ur fuckin' sad

i said ...
rock rock rock
riot riot riot tonight....
punk punk punk
fun fun fun yes we are
rock n roll side, rock n roll paradise
we have this shit oh nice.........

rebellion rose
livin' on the fun
rebellion rose
singin' out loud fun
rebellion rose
love ur mom
yeah we full of fun!!!!

 NEGRI MIMPI

Gerbang gelap menutup harapan

lorong hitam panjang menuju temaram

bagaikan hantaman godam

bertimah panas menusuk.... aaaaaaa

 

pandangi hati tlanjangi diri

suara kami berontak disini

penuh amarah kami berdiri negeri mimpi....

 

akankah kita diam terjerat

menanti cahaya yang telah pudar..

mawar merah indah ternoda

mawar merah indah terbakar... 

Terbitalah mentari bahagia

penuh kedamaian tanpa hawa duka didunia

malaikat bernyanyi bersama dinegeri mimpi...

yang abadi selamanya.......aaaaaa.....

الجمعة، 22 فبراير 2013

MARJINAL

sedikit cerita dari Marjinal
MARJINAL adalah sebuah group musik band dari sekian banyak gruop band indie di indonesia yang beraliran punk. Marjinal yang terinspirasikan atau ter-influncekan oleh Sex Pistols, Bob Marley, Leo Kristi, Toy Dolls, Bad Religion , The Crass, Benyamin S, dan Ramones memulai awal karirnya pada tahun 1997 ketika itu masih menggunakan nama AA (Anti ABRI ) dan AM (Anti Military ) dalam komunitas underground.

Band punk yang berformasikan awal (1997) Romi Jahat (vocal), Mike (gittar ), Bob (bass), Steven (drum), terbentuk atas latar belakang kesamaan dalam menyikapi belantika hidup satu sama lainnya. Mereka berusaha menyampaikan suatu pesan akan suatu penolakan maupun penerimaan dan harapan setelah apa yang dirasa , dilihat , di raba , dan di dengar dalam kehidupan sehari-hari.

Memasuki tahun 2001 band punk ini mulai menanggalkan nama AA dan AM, mereka resmi menggunakan nama baru yaitu Marjinal. Nama baru di dapat ketika Mike, sang vokalis terinspirasi oleh nama pejuang buruh perempuan Marsinah..Marsinah..MArjinaL asal Surabaya yang sangat berani dalam meperjuangkan haknya sebagai kaum buruh. Namun sayang belum sampai pada saatnya, marsinah wafat dalam tugas suci yang mulia akibat penyiksaan yang dilakukan oleh aparat berseragam loreng sebagai anjing-anjing peliharaan sang kapitalis. Tidak hanya itu Marsinah pun menginspirasikan Marjinal dalam meriliskan album ke-3 dengan judul album Marsinah bercoverkan wajah marsinah dengan format hitam putih. Luar biasa, Judul lagu Marsinah yang sama dengan judul albumnya, sangat familiar sekali karena banyak kalangan anak muda menyanyikan lagu Marsinah di tongkrongan, studio musik, bahkan dalam sebuah pagelaran musik.

Di tahun 2005 Marjinal kembali menelorkan album ke-4 dengan tema sang Predator yang terdiri kaset 1 & 2. Proses penggarapan album ke-4 ini sudah megalami kemajuan karena di dukung dengan alat yang mumpuni, sangat berbeda jauh sekali jika bandingkan album sebelumnya, baik di lihat dari design cover maupun hasil rekaman kaset.


Selama kiprahnya di industri musik indie, Marjinal sudah mengalami beberapa kali gonta-ganti atau bongkar pasang personil, dan sampai saat sekarang ini marjinal masih di perkuat oleh Romi Jahat (vocal), Mike ( gitar), bob (bass), Proph (drum) yang kini untuk terus berjalan bersama agar tetap hidup berusaha menyampaikan pesan sebuah amanat penderitaan rakyat yang dituangkan dalam bentuk media musik. (Metal yeahh)

SUPERMAN IS DEAD



Trio asal Bali yang gaduh diprediksi bakal menjadi grup rock terbesar di tanah air, Superman Is Dead, kembali membuat kejutan mencengangkan. Setelah sebelumnya menjadi artis Indonesia pertama yang sukses menembus ajang peringkat tembang mahsyur, Billboard, kini datang dengan konsep unik: merilis album dalam bentuk piringan hitam.

Setelah terakhir kali menerbitkan Angels and Outsiders pada 2009, Superman Is Dead yang notabene berusia 16 tahun pada 2011 ini, bukannya menyodorkan "The Best Of" dalam format biasa. Justru opsi yang dipilih berupa Long Play. Simak komentar JRX, sang penabuh drum, alasan di balik keputusan tersebut. "Ini penghargaan terhadap diri sendiri atas kerja keras selama ini—kami pantas dihargai mahal. Juga untuk mengejar estetika sekaligus mengikuti jejak band-band yang kami hormati."a Ia juga menegaskan bahwa album yang rencananya diluncurkan pada akhir 2011 ini jelas-jelas bukan projek komersial serta pekat merefleksikan kehendak untuk lepas dari pakem konvensional, seperti istilah JRX: band-major-label-kalau-bikin-album-the-best-of-harus-dalam-format-yang-gampang-dijual.

Albumnya sendiri diberi tajuk 1997-2009 untuk menggambarkan isi di dalamnya berupa jajaran tembang rancak Superman Is Dead yang beredar di antara rentang waktu tersebut. Dicetaknya pun rencananya amat terbatas, hanya sejumlah seribu atau sedikit di atasnya. Pula rencananya hendak menerapkan salah satunya sistem mail order. Orang yang memang sejati serius hendak mengkoleksinya disarankan jauh-jauh hari sudah memesannya via dunia maya.

"…Yang paling mengejutkan lagi menarik adalah ketika kami mengajukan ide vinyl ini ke pihak label, mereka langsung mengiyakan. Entah apa pertimbangan bisnis dari mereka. Money laundering? Haha. Yang seru proses pencarian foto klasik suasana Kuta tahun 70-an yang kami pakai sebagai cover depan. Lumayan panjang prosesnya, minta ijin kesana-kemari, belum lagi perancangan artwork-nya. Karena kami sadar ini—mungkin—akan menjadi projek sekali seumur hidup, kita ingin membuatnya se-solid mungkin agar nanti masuk ke level 'cult', layak dikoleksi dan mewakili Superman Is Dead as a whole band/sub-culture," tambah JRX dengan sumringah.

Tunggu apa lagi? Jadilah bagian dari sejarah dan ikuti terus perkembangannya dengan bergabung di Facebook page serta follow akun Twitter mereka.

 
Design by http://4-jie.blogspot.com/ | Bloggerized by Fajri Alhadi